Minggu, 16 Februari 2014

Banjir Pengungsi Gunung Sinabung

Gunung Sinabung terus mengeluarkan gas panas dan bebatuan, yang mengalir ke bawah lereng dan tersembur ke langit.

Lebih dari 22.000 orang telah kehilangan tempat tinggal, semenjak gunung berapi Sinabung kembali aktif, sejak bulan September lalu, demikian dinyatakan oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Nasional.

"Gunung ini masih memiliki banyak energi, sehingga diperkirakan akan terus meletus untuk beberapa waktu," kata juru bicara Badan Penanggulangan Bencana, Sutopo Nugroho.

Dia mengatakan gunung berapi telah meletus lebih dari 20 kali sejak Selasa (09/01) lalu. Pengungsi memprihatinkan

Banyak dari pengungsi dalam kondisi memprihatikan yang terpaksa mengungsi di gedung-gedung pemerintah dan tempat- tempat penampungan sementara di Kabupaten Karo Sumatera Utara.

Setidaknya tujuh orang telah meninggal akibat berbagai sebab yang terkait dengan tragedi termasuk tinggi tekanan darah dan pernafasan, kata Riska Siregar, yang bekerja untuk sebuah organisasi yang menyediakan bantuan lokal untuk mereka yang terpaksa mengungsi dari desa mereka. Beberapa pengungsi juga membutuhkan perawatan medis, kata Riska.

Kelelahan mental

"Banyak pengungsi mengalami depresi karena mereka telah berjalan jauh dari rumah mereka selama berminggu-mingg, tanpa dapat melihat akhir penderitaan mereka," ujarnya lebih lanjut.

"Kami sudah lelah …..kami telah kehilangan segalanya. Kami bertanya-tanya tentang nasib kami dan bagimana kami hidup nanti setelah bencana ini," kata Anton Sitepu, seorang ayah dari empat orang anak, yag kini tinggal di tempat penampungan sempit di desa Telagah.

Sementara itu Sutopo Nugroho mengatakan, persediaan makanan bagi para pengungsi masih cukup untuk beberapa hari ke depan.

Pada hari Rabu (08/01) kemarin, Ketua PMI M Jusuf Kalla menemui pengungsi erupsi Gunung Sinabung di Masjid Agung Kabanjahe, Karo.
Dalam kesempatan itu Kalla mengatakan: “Saya ikut prihatin dengan kondisi bapak dan ibu semua. Kita semua tidak tahu sampai kapan Gunung Sinabung ini erupsi. Tetapi, doa saya, semoga cepat selesai dan berlahir dengan baik sehingga semuanya bisa kembali ke desa tanpa kekurangan suatu apapun."
Gunung api aktif

Gunung Sinabung yang berketinggian sekitar 2500 ini meter telah aktif selama 400 tahun sebelum akhirnya meletus pada bulan Agustus 2010. Ada hampir 130 gunung berapi aktif di seluruh Indonesia.
Gunung Sinabung adalah satu di antara sekitar 130 gunung berapi aktif di Indonesia, yang rentan terhadap gejolak seismik, karena berada di lokasi „Ring of Fire" dan dikelilingi garis patahan Pasifik.

www.allyoucanshare.blogspot.com

0 komentar:

Posting Komentar