Jiwa ke-PKNinsme dalam diri seorang siswa

Ayo latihan soal PKN di sini.

Bergabung bersama kami dan selamatkan indonesia.

Jangan Hanya Menjadi Penonton Dalam Perkembangan Dunia.

Persenjataan Untuk Menyerang

Ayo lihat di blog ini.

Pro Evolution Soccer 2014

Lihat di Blog ini.

Selasa, 25 Maret 2014

AL China Resmi Operasikan Kapal Perusak Baru 'Kunming'


Tipe 052D "Kunming"

BEIJING:(DM) - Angkatan Laut China resmi mengoperasikan kapal perusak baru "Kunming", kapal pertama dari Tipe 052D, media pemerintah China mengumumkan pada hari Jumat.

Sebuah laporan singkat yang disertai slide oleh beberapa media besar China menyatakan: "Kapal perusak rudal telah dikirimkan dan ditugaskan untuk Tentara Pembebasan Angkatan Laut (PLAN) pada hari Jumat. Kapal perusak Kunming dengan nomor lambung 172, secara resmi diserahkan dalam sebuah upacara di pelabuhan galangan kapal Jiangnan di Shanghai. Kapal perusak generasi baru buatan China itu merupakan kapal perusak berpeluru kendali dan memiliki kapasitas yang kuat untuk peperangan angkatan laut dan pertahanan udara regional."

Komandan PLAN, Wu Shengli, saat upacara mengatakan bahwa persenjataan dan peralatan sangat penting untuk membangun angkatan laut yang kuat, dan kapal perang Kunming akan meningkatkan kapasitas pertempuran Angkatan Laut China secara signifikan.

Tipe 052D Kunming

Kunming (Kode NATO: Luyang III) adalah kapal perusak rudal dari Tipe 052D yang masuk jajaran kapal perusak terbesar di dunia. Kapal ini pertama kali diluncurkan pada musim panas 2012. Rencananya pada tahun 2015, Angkatan Laut China akan dilengkapi dengan Tipe 052D sebanyak 6 unit (saat ini sedang dibangun dan satu unit lainnya juga telah selesai) dan total 12 unit pada tahun 2018.

Tipe 052D merupakan penerus dari Tipe 052C, berbobot benaman (displacement) antara 6.000-7.000 ton, dan dilengkapi meriam utama 130 mm. Tipe 052D juga dilengkapi dengan sistem radar Active Electronically Scanned Array (AESA). Kapal perusak ini seringkali disetarakan (meski kurang tepat) dengan kapal perusak kelas Arleigh Burke Amerika Serikat yang lebih berat.

Tipe 052D berbobot benaman antara 6.000-7.000 ton, didorong oleh gas turbin, dan dilengkapi dengan 64 sel peluncuran vertikal (VLS). Sel VLS pada dasarnya adalah tabung yang tertanam pada lambung. Masing-masing dapat mengakomodasi 1-4 rudal, tergantung pada ukuran rudal. VLS memungkinkan bagi kapal untuk melakukan penembakan cepat dalam misi anti udara dan anti kapal.

Kemungkinan, Kunming dan "adik-adiknya" nanti akan ditugaskan dalam kelompok tempur kapal induk, atau sebagai pelindung kapal-kapal China lainnya seperti kapal serbu amfibi. Memberikan efek besar bagi China dalam menegaskan kekuatannya di Laut China Selatan dan Laut China Timur terutama pada wilayah yang disengketakan.

Lebih jauh lagi, Tipe 052D akan memberikan dukungan pertahanan udara berbasis laut. Jika saja China menyebarkan Tipe 052D bersama kapal serbu amfibi untuk menginvasi Taiwan, tentu akan melemahkan kemampuan tempur Angkatan Udara Taiwan.

General characteristics
Tonnage: 7500 tons fully loaded.
Length: 156 m
Beam: 18 m
Draught: 6.5 m
Propulsion: CODOG
Two QC-280 gas turbine engines, each generates 28MW of power and two MTU 20V 956TB92 diesel engines, each generates 6 MW of power.
Speed: 30 knots
Complement: 280
Sensors and
processing systems:
Next generation shipborne AESA radar
Type 517M L band long range radar [1]
Type 385
Armament: 1 x H/PJ-38 130mm dual purpose gun
1 x 24 Cell FL3000N CIWS
64 VLS for surface to air missiles, cruise missiles, anti submarine missiles, anti ship missiles, some of which can be quad packed
2 x 30 mm remote controlled gun
H/PJ-12 / 1 x Type 730 CIWS
6 torpedo tubes
4 x 18-tube decoy rocket launcher
Aviation facilities: Stern hangar
Helicopter landing platform
Spesifikasi Kunming

Journey of Indonesian National Helicopter


Hanya berselang sembilan tahun dari penerbangan perdana bersejarah helikopter Vought-Sikorsky VS-300 September1949, Republik inipun telah mampu merancang helikopternya sendiri. 
( ket: Kepik karya terakhir Yum Soemarsono)

RI-H namanya, heli dengan bentuk sederhana berbodi transparan dengan rangka pipa aluminium. Bermesin sepeda motor BMW 500 cc berdaya 24 pk ini meski tak sempat diterbangkan mengudara namun inilah tonggak bersejarah perjalanan perkembangan helikopter nasional. Heli yang dibangun di desa Tarikngarum - Gunung Lawu ini hancur 19 akibat bom yang dijatuhkan dari pesawat tempur P-40 Kittyhawk Belanda pada aksi militer ke-2 Desember 1948, Yum Soemarsono sang perancang tak pernah patah arang, justru memacunya untuk terus berkreasi. Tiga helikopter baru dibangunnya dalam kurun waktu 16 tahun.


Heli kedua karyanya diberi julukan YSH dari inisial namanya sendiri Yum serta Soeharto dan Hatmojo rekannya yang turut menyumbangkan dana untuk pengembangan helikopter ini. Namun nasib sial terulang kembali, heli ini rusak karena terjatuh dari truk akibat tiang rotornya tersangkut kabel listrik ketika dibawa dari Yogya menuju Kalijati. Heli ini masih menggunakan mesin RI-H yang sempat dipreteli sebelum serangan udara Belanda terjadi yang menghancurkan rangka badannya meski telah disembunyikan disemak belukar. Sempat pula diuji coba dan mengudara walau hanya beberapa centimeter dari atas tanah.
(ket: LAPIP X-06 Kolentang)
Tahun 1954 dibangun helikopter ke-3 yang sedikit lebih besar dibanding YSH, dengan nama Soemarkopter yang dibangun di Bengkel Induk 90 - Bandung. Heli bermesin dengan daya 60 pk ini justru diterbangkan pertama kali oleh Leonard Paris, yang kebetulan berada di Indonesia bertugas sebagai teknisi sekaligus merangkap instruktur helikopter Hiller yang dibeli Indonesai saat itu. Terbang setinggi satu kaki pada 10 April 1954. Ketika Yum belajar terbang helikopter ke Amerika Serikat, heli ini ditipkannya di LAPIP, namun ketika kembali tahun 1955 heli ini tak ada ditempatnya, raib tanpa bekas entah kemana.
Ketika menjadi pilot heli kepresidenan pada tahun 1963, Presiden Soekarno sempat memberi dorongan kepadanya untuk membuat helikopter kembali. Heli ke-empat yang diberi nama Kepik oleh Presiden Soekarno ini dibuat di bengkel AU Hussein Sastranegara - Bandung. Pada tanggal 22 Maret 1964 di halaman Pindad, Yum mencoba menerbangkan heli ini, namun setelah terangkat dari tanah rotor utama terlepas yang menyabet lengan kirinya hingga putus serta meminta korban nyawa seorang pembantu dekatnya. Inilah akhir karya bapak helikopter nasional ini.
(ket: LAPIP X-08 Mayang)
Kemandirian dalam upaya pengembangan helikopter nasional juga dilakukan LAPIP (Lembaga Persiapan Industri Penerbangan) yang berdiri Desember 1961, selain mengembangkan pesawat ringan sayap tetap juga berhasil membuat helikopter ringan eksperimental sebanyak dua jenis. Yang pertama gyrocopter yang diberi nama X-06 Kolentang berhasil mengudara tahun 1962 dan sebuah lagi helikopter satu penumpang X-08 Mayang yang terbang perdana 25 Maret 1964. Kedua prototype helikopter ini sempat diperlihatkan untuk umum dalam pameran Research Nasional I di Gedung Pola - Jakarta bulan Juli 1965.
*catatan redaksi: Kisah perjalanan helikopter nasional akan dilanjutkan ke bagian 2. Di bagian kedua, pembaca dapat menyimak perjalanan Helikopter Nasional di era modern

(bagian ke-2)
Era Heli Modern
Dengan diresmikannya Industri Pesawat Terbang Nurtanio (IPTN) pada bulan Agustus 1976 oleh Presiden Soeharto yang merupakan penggabungan potensi beserta aset dan fasilitas yang dimiliki divisi ATTP- Pertamina dengan aset Lembaga Industri Pesawat Nurtanio (LIPNUR) milik TNI AU di Bandung, maka terbukalah cakrawala baru industri kedirgantaraan nasional yang lengkap sarana-prasarana serta tersedianya SDM yang cukup. Tokoh aeronautic kaliber dunia DR. BJ. Habibie diangkat sebagai Direktur Utama segara mencanangkan misi dan program industri kedirgantaraan yang modern ditanah air melalui cara ‘evolusi yang dipercepat’ dengan cara alih teknologi dari negara maju.
Produksi pertamanya adalah pesawat fixed wing NC-212 Aviocar yang mendapat lisensi dari CASA Spanyol dan untuk rotary wing pertamanya helikopter ringan serbaguna NBo-105 yang juga dibuat berdasar lisensi dari MBB Jerman. Pada bulan November 1977 IPTN kembali melakukan kerjasama dengan Aerospatiale Perancis memproduksi secara lisensi helikopter NSA-330 dan NAS-332 Super Puma. Lima tahun kemudian pada bulan yang sama November 1982, dilakukan kerjasama serupa dengan Bell Helicopter Textron Amerika Serikat untuk memproduksi helikopter NBell-412 di tanah air.
Seperti halnya kerjasama lanjutan antara CASA dengan IPTN yang melakukan joint venture mendirikan Aircraft Technology Industries (Airtech) pada tahun 1979 untuk mengembangkan pesawat CN-235, hal serupa dilakukan IPTN dengan MBB untuk memproduksi helikopter ringan bersama dengan membentuk usaha patungan bernama New Transport Technology (NTT). 

Proyek pertamanya adalah mengembangkan helikopter ringan serbaguna yang bisa diaplikasi untuk berbagai keperluan baik untuk angkut penumpang, heli latih, surveillance & observation, SAR maupun MedEvac. Penandatanganan kerjasama dilakukan di Munich Jerman pada bulan April 1984.
Heli dengan nama BN-109 (Bolkow Nurtanio-109) ini sekelas dengan Bo-105 namun menggunakan mesin turbin tunggal agar penggunaan bahan bakar lebih efisien mengingat pada masa itu harga BBM dunia melonjak. 

Heli ini dirancang agar mudah dioperasikan, mudah perawatan serta memiliki biaya operasional yang rendah. Dengan spesifikasi MTOW 1200 kg, kecepatan maksimum 200 km/jam dan jarak tempuh hingga 500 km yang mampu mengangkut 4 orang penumpang. Namun dengan normalnya kembali harga BBM dunia dipenghujung tahun 80-an program ini surut terhenti pada tahap preliminary design dan meninggalkan mock-up 1:1 saja.
Ditengah hingar bingarnya perayaan menyambut 50 tahun kemerdekaan Indonesia, IPTN yang telah berubah nama dari Nurtanio menjadi Nusantara terus memompa semangat untuk makin mandiri. Setelah berhasil dengan proyek N-250, divisi (SBU) helikopter-pun turut mencanangkan dua proyek helikopter sekaligus. Yang pertama NH-2 ALCLH (Advanced Low Cost-Light Helicopter) berkapasitas dua penumpang sebagai heli latih serta untuk transport dengan menggunakan mesin piston dan NH-5 berkapasitas 5 penumpang serupa dengan proyek BN-109. Keduanya sempat dipamerkan di ajang IAS 96 walau hanya berupa model skala. 
Akibat badai krisis moneter yang melanda Indonesia ditahun 1997, kembali memporak porandakan mimpi Indonesia untuk membangun helikopternya sendiri. Sekarang dibawah nama baru PT DI, SBU helikopter diberi kepercayaan oleh Eurocopter untuk melanjutkan produksi helikopter serbaguna kelas medium NAS-532 Cougar mulai tahun 2008 lalu. Selain itu PTDI juga telah menandatangani kerjasama lanjutan dengan Eurocopter untuk mengembangkan heli ringan Fennec dan Ecuirrel di tanah air untuk menggantikan NBo-105 yang lisensinya telah berakhir tahun 2009 lalu. 

DRS Technologies to Provide Communications Support to Royal Australian Navy Frigates




Operations room in ANZAC frigate (photo : RAN)

ARLINGTON, VA  – DRS Technologies Inc., a Finmeccanica Company, announced today that its Canadian subsidiary will be providing communications systems in support of the Royal Australian Navy’s (RAN) ANZAC-class frigates. 

The subcontract was awarded to DRS Technologies Canada Ltd. (DRS TCL) in support of a communications modernization contract by Selex ES. DRS Technologies Canada Ltd. (TCL) is the primary subcontractor to Selex ES. 

Under the subcontract DRS will provide all internal tactical and secure voice switching systems and terminals, including the SHINCOM 3100 central switching unit, wideband audio network data switching system, console dual screen terminals, outdoor terminals, jackboxes and ancillaries. 

SHINCOM 3100 is the latest generation of shipboard communications switch technology; and provides reliable, red/black secure tactical communications for Navy operators. 

DRS TCL will produce and deliver eight ship-sets and two shore systems under the subcontract.

“This is a tremendous opportunity for DRS TCL to deliver the SHINCOM 3100 system to the Royal Australian Navy. This system, leverages the existing installed base with the Royal Canadian Navy and the United States Navy,” says Steve Zuber, vice president and general manager, DRS Technologies Canada Ltd. “This program will allow these Navies to share key interoperability, technology and applications, ensuring that SHINCOM 3100 remains the premier internal communications system for years to come,” Zuber said.

SHINCOM 3100 Shipboard Integrated Communications

The SHINCOM 3100 all-digital Secure Voice System (SVS) integrates tactical and administrative, as well as voice and data communications. SVS interfaces with controls and manages every aspect of internal and external communications. The system architecture ensures complete end-to-end Red/Black separation through all communication paths and the analog interface exceeds all TEMPEST requirements. Multiple levels of built-in redundancy and internal battery back-up ensure continuity of communications no matter how adverse the conditions. 

The SVS terminal equipment enhances the abilities of both the commanders and the watch operators to communicate on all channels without increasing their workload. These channels incorporate Two Ears - Four Voices® 3D audio technology with Radio Noise Reduction (RNR) algorithms that further minimize fatigue over long watches. 

SVS provides the communications architecture for new-build platforms and is also backward compatible with legacy systems. For existing systems, SVS can provide improved capability and capacity. It can also replace current legacy intercom systems, baseband switching systems and ship’s service telephone systems.

(DRS Technologies)

HTC One (M8) goes official with Duo Camera, 5" 1080p screen and also gets Developer and Google Play editions


The HTC One (M8) is now official and most of the rumors we've seen so far came out true. The smartphone sports a unibody made of 90% metal as opposed to 70% for its predecessor giving it an even sleeker look.

HTC One (M8)
The One (M8) screen has been bumped from a 4.7" unit to a 5", while retaining the 1080p resolution. Side bezels have been slimmed down and hardware keys have been replaced by on-screen ones so the difference in size compared to the original One is minial.
The front-facing BoomSound stereo speakers that we so enjoyed on the original One are back for another round with the M8. This year's HTC flagship is said to be 25% louder, too.
As far as processing power goes, the HTC One (M8) offers a Snapdragon 801 chipset with a 2.3 GHz Krait 400 processor, Adreno 330 GPU and 2 GB of RAM. The storage options are 16 GB and 32 GB but the M8 will allow expansion by up to 128 GB through the microSD card slot.
The Android version is 4.4 KitKat with Sense 6 on top. One of the coolest new features brought by the updated package is Motion Launch, which lets you quickly open the camera or unlock the phone while the screen is off. Picking up the One (M8) in landscape mode and pressing the volume button will launch the camera. There's double tap or slide up from the bottom to wake the phone. While locked you can pick up the phone in portrait mode and swipe left on its screen to launch the widget panel or right for BlinkFeed.
A newly introduced extreme Power Saving Mode promises to give you up to 30 hours of running by using just 10% of the One (M8)'s 2,600 mAh battery. Zoe has also been updated and can take 20 full-res stills coupled with video in just three seconds. The Sense 6 launcher itself has been moved to the Play Store in an attempt to streamline the update process.
The camera department of the HTC One (M8) features a 4MP camera with 1/3" sensor, 2 micron-sized pixels and f/2.0 aperture plus a second camera located above it meant to gather depth information. HTC calls this Duo Camera. It mimics the stereoscopic abilities of the human eye - two independent lenses able to calculate the relative distance of the subjects in an image. HTC's dual camera setup enables cool effects such as selective focus (shallow depth of field) and post-shot refocusing.
The front-facing camera is a wide-angle 5 MP unit making it a huge jump from last year's 2.1 MP.
Unfortunately, the optical image stabilization of the original One is now gone, and the One (M8) will rely solely on digital stabilization to do its magic. Similarly to Apple, HTC has improved the flash of the smartphone by using a two toned one - one cold and one warm LED, which can help the smartphone produce more accurate color tones in low-light conditions.
Finally there's faster focus. HTC claims the One (M8) can focus in just 0.3s.
The HTC One comes with a variety of accessories like the Flip Case, Double Dip case (each in three colors), Dot View case (showing you alarms, events, calls, battery, weather and more in a colorful dotted way) and more.
Coming in Gunmetal Gray, Glacial Silver and Amber Gold the HTC One (M8) will be available in select markets starting today. It will roll out across 230 carriers in Europe, North America, Asia-Pacific, China, Africa and the Middle East.
The new HTC One (M8) comes with a Google Play Edition out of the gate – Holo UI fans can enjoy stock Android 4.4.2 KitKat. Devs who need unrestricted access to the phone will also enjoy a Developer edition.
The Developer edition will be unlocked and will set you back $649, the same price as the consumer device.


The Google Play Edition is more expensive - $699 – which is strange since the bootloader should be unlocked and flashing a GPE ROM should be easy. $50 is certainly a good motivation to learn how that's done.
Anyway, the Dev and GPE versions of the HTC One (M8) are identical to the base model in terms of hardware, the only differences are in the software.
The Google Play Edition will be available for pre-order from the US Google Play Store starting today. There's no info when and where the Developer edition will be available.

Sabtu, 22 Maret 2014

Free Download Google Play Store 4.6.16 (All Android Device)


Google Play Store merupakan sebuah tempat dimana kamu dapat menemukan serta menginstall aplikasi Android di perangkat Android kamu tentunya. Google Play Store biasanya sudah tersedia di setiap perangkat Android tetapi beberapa perangkat Android justru tidak terpasang Google Play Store. Maka dari itu Admintutor1 menyediakan APK dari Google Play Store untuk kamu yang memiliki smartphone Android tanpa Google Play Store.

Screenshot :



Download
  • [Server 1] Google Play Store 4.6.16 (All Android Device)
  • Status  :  Tested (Android)
  • Free Download Pin Finder for BBM 1.0


    Pin Finder for BBM merupakan sebuah aplikasi yang cocok untuk kamu yang sering mencari teman baru melalui BBM. Dengan menggunakan aplikasi ini maka kamu dapat menemukan pin BBM orang di sekitar kamu. Memudahkan kamu mendapatkan PIN BBM mereka tanpa perlu berkenalan dan meminta pinnya.


    Screenshot :



     
    Download
  • [Server 1] Pin Finder for BBM 1.0
  • [Server 2] Pin Finder for BBM 1.0
  • Status  :  Tested (Android)

    Free Download Plants vs Zombie 2 HD (Unlimited Coins) for Android



     

     
    Plants vs Zombie - Siapa yang tidak kenal dengan Game tersebut, Game yang bertajuk peperangan antara Tumbuhan dan Zombie ini memang sangat digemari oleh khalayak umum. Terbukti, tidak hanya sukses di versi PC, Plants vs Zombie versi Android juga laris manis. Apalagi yang sekarang saya bagikan ini, Plants vs Zombie Unlimited Money, dalam arti Plants vs Zombie ini didalamnya sudah memiliki Jutaan uang, sehingga tidak perlu susah-susah lagi mengumpulkan Uang. Tapi jika ingin main dari "Nol", Kamu juga masih bisa Create Profil Plants vs Zombie baru loh.
    Screenshot
    Download :
    How to Install :
    1. Download, Kemudian Extract
    2. Masukan "Plants vs. Zombies 2 HD Mod.apk" kedalam Android Anda
    3. Install APK seperti biasa, Jika belum pernah Install APK sebelumnya, silahkan baca-baca dulu di Google ya. Hehe
    4. Jika sudah (Jangan jalankan dulu ya), Copy dulu Data "com.ea.game.pvz2_row" (1 Buah Folder) kedalam SDcard Anda
      Paste kedalam Folder OBB: sdcard/Android/obb
    5. Jika sudah, Sekarang coba jalankan PvZ 2 yang ada di menu Aplikasi Anda
    6. Selesai
    Note: Plants vs Zombie ini juga berjalan di beberapa perangkat Smartfren Andromax, Yang sudah saya Tes adalah Andromax U2 dan Andromax C. Untuk Smartphone low-end, seperti Galaxy Young, Galaxy Pocket, dsb, saya belum sempat coba, karena tidak punya perangkat. Hehe
    Selamat Bermain :)